Headlines News :
Thanks for visiting, don't forget to comment on my post

Latest Post

Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Tanda Anda Menjadi Pelarian Orang yang Baru Putus

Setiap wanita tentunya ingin memiliki pasangan yang benar-benar mencintai dirinya. Namun terkadang, wanita dijadikan tempat pelarian pria untuk melupakan mantan kekasihnya.

Pelarian adalah suatu kondisi saat seseorang ingin melupakan mantan kekasihnya dengan cara menjalin hubungan bersama orang lain. Sayangnya, orang yang melakukan pelarian tersebut dalam keadaan galau sehingga sebenarnya mereka tidak mempunyai perasaan yang mendalam terhadap pasangan barunya tersebut.

Alasan orang melakukan pelarian adalah untuk melupakan mantan kekasihnya, membuat mantan kekasihnya cemburu, merasa sendiri atau hanya untuk membuat malam minggunya tidak sepi. Alasan balas dendam dan takut sendirian ini tentunya akan merugikan orang yang menjadi tempat pelarian. Ia akan ditinggalkan begitu saja ketika luka hatinya sudah sembuh atau sudah menemukan orang yang lebih tepat.

Anda tentunya tidak ingin menjadi korban pelarian seseorang. Oleh karena itu ketahuilah ciri-ciri orang yang sedang berada dalam pelarian berikut ini, seperti yang dikutip dari savvymiss.

Baru Putus
Anda tentunya tidak akan bisa melupakan mantan suami, tunangan ataupun pacar yang sudah menjalin hubungan bertahun-tahun lamanya, begitu juga dengan pria. Jika dalam jangka satu hingga empat bulan seorang pria sudah mencoba menjalin hubungan dengan Anda, ada kemungkinan ia sedang mencari pelarian.

Membicarakan Mantannya
Setiap orang tentunya mempunyai masa lalu yang indah dan buruk dengan mantan kekasihnya. Pria yang selalu membicarakan mantannya, baik keburukannya atau membandingkan kebaikannya dengan Anda berarti ia belum bisa melupakan mantannya tersebut. Ciri ini juga menjadi salah satu tanda pria tersebut mencari pelarian.

Tidak Ada Masa Depan
Wanita membutuhkan sebuah kejelasan dalam hubungannya. Saat pria yang baru saja dekat dengan Anda dan tidak terlihat tertarik dengan hubungan jangka panjang. Bisa jadi ia sedang melakukan pelarian.

Dari ketiga ciri di atas, Anda dapat mengetahui dengan mudah pria yang melakukan pelarian atau tidak. Oleh karena itu, sangat penting untuk lebih waspada agar Anda tidak menaruh harapan terlalu besar pada pria yang baru dikencani.

4 Hal dalam Hidup yang Bisa Rusak Akibat Dibutakan Cinta

Punya kekasih bisa menambah warna, memberi dukungan dan semangat dalam hidup Anda. Hubungan asmara yang sehat juga bisa memotivasi Anda untuk berani mengambil tantangan, memberi rasa nyaman ketika ada masalah dan kepercayaan diri di setiap lini kehidupan.

Tapi keadaan akan berbeda jika Anda terlalu mementingkan hubungan asmara. Ketika terlalu dibutakan cinta, beberapa aspek kehidupan bisa terabaikan. Ini dia empat hal dalam hidup yang bisa rusak karena cinta, seperti dilansir Madame Noire.

1. Selera Berbusana
Ada beberapa tipe pria yang tidak suka jika kekasihnya mengenakan pakaian yang terlalu 'aneh'. Misalnya, mereka melarang kekasihnya memakai rok terlalu pendek, mengritik saat wanita mengenakan celana jodhpur atau anting-anting besar berbulu yang sedang tren atau terang-terangan mengatakan tidak suka melihat sang kekasih berpakaian ala bohemian.

Tak jarang demi terlihat menarik atau karena takut dianggap aneh oleh kekasih, wanita lebih memilih berpakaian 'aman' dan enggan bereksplorasi gaya. Padahal, fashion merupakan salah satu aspek bagi sebagian wanita untuk mengekspresikan dirinya. Tapi demi menyenangkan hati kekasih, mereka rela menanggalkan gaya busananya.

2. Pertemanan
Seringkali pertemanan bisa renggang karena Anda terlalu sayang dan peduli pada kekasih. Kerap absen setiap teman mengajak kumpul, sering membatalkan janji karena tiba-tiba kekasih mengajak pergi atau jarang menelepon maupun SMS teman karena Anda terlalu sibuk dengan kehidupan percintaan bisa membuat diri Anda terisolasi dari 'dunia luar'. Akibatnya, teman pun segan untuk mengajak Anda bertemu dan berkumpul.

Sebaiknya, jalinan cinta juga diseimbangkan dengan jalinan pertemanan. Ingat, dunia bukan hanya milik Anda dan pasangan. Sebesar apapun rasa sayang terhadap kekasih, hubungan dengan teman juga perlu selalu dibina. Siapa yang akan Anda datangi ketika bertengkar atau berselisih paham dengan kekasih?

3. Karir
Bukan tidak mungkin karena terlalu memikirkan hubungan asmara, pekerjaan jadi terbengkalai. Tak jarang karyawan yang sulit konsentrasi kerja karena pikirannya hanya dipenuhi bayangan sang kekasih, atau performa kerja menurun akibat bertengkar dengan kekasih. Terlalu asyik berpacaran juga bisa menurunkan motivasi untuk mencari pekerjaan.

Dalam menjalin hubungan, sebaiknya jaga agar Anda tak terlalu larut dan terlena dengan indahnya asmara. Sisihkan juga pikiran untuk diri sendiri dan perkembangan karir Anda, karena itu tidak kalah penting dari percintaan.

4. Kedekatan dengan Keluarga
Hubungan Anda dan keluarga bisa renggang jika Anda terlalu protektif terhadap hubungan asmara sehingga menolak mendengarkan saran serta pendapat keluarga, terutama orangtua. Sebagian besar waktu dihabiskan untuk bersama pacar, sehingga waktu untuk kumpul keluarga lebih sedikit. Anda pun jadi lebih sensitif jika ada keluarga yang berkomentar kurang enak tentang sifat atau penampilan kekasih.

Sebelum Anda serius melangkah ke jenjang pernikahan, sebaiknya utamakan waktu untuk keluarga. Sedekat apapun hubungan Anda dengan kekasih, ingatlah bahwa kedekatan keluarga yang lebih penting. Jangan sampai jalinan asmara menjauhkan Anda dari keluarga.

Awas!! Percintaan Bubar Karena Teknologi

Selalu ada sisi positif dan negatif dari semua hal, termasuk teknologi. Jika tidak hati-hati, perkembangan teknologi yang harusnya memudahkan, justru bisa menganggu kisah cinta Anda.

Ada orang yang mendapatkan kekasih lewat Internet, tetapi ada juga yang dicampakkan pujaan hati lewat SMS. Kehadiran teknologi dalam dunia percintaan memang kini semakin maju. Bukan hanya sekadar alat penghubung tapi juga bisa berfungsi sebagai detektif sampai �satpam�. Nah, jika tidak hati-hati, kecanggihan teknologi yang baik malah bisa berbalik merugikan kehidupan cinta Anda. Waspadalah!

Sibuk sendiri
Ketak-ketik di BlackBerry atau telepon selular cerdas Anda hampir tak bisa berhenti bahkan sampai detik terakhir sebelum tidur. Sering kali Anda lebih fokus pada ponsel, ketimbang pasangan yang duduk manis di sebelah. Saat liburan, interaksi Anda berdua juga kerap kurang maksimal karena kehadiran gangguan yang masuk melalui gadget Anda.

Jangan biarkan gadget atau alat komunikasi lainnya mengurangi kualitas hubungan Anda dengan orang terdekat. Usahakan sebisa mungkin melupakan gadget Anda dan berbincang dengan kekasih, teman makan malam. Bagaimanapun sentuhan personal dan interaksi saat tatap muka penting untuk meningkatkan kualitas hubungan walau Anda sudah saling berkabar seharian lewat pesan singkat.

Prioritas pertama
Apa yang Anda lakukan ketika baru bangun tidur? Memeluk pasangan, mencium si buah hati, atau memeriksa pesan di ponsel Anda? Jawaban yang terakhir mungkin lebih banyak dipilih saat ini.

Sadarkah Anda bahwa saat ini si gadget andalan sudah berubah jadi prioritas ketimbang orang tersayang? Berapa kali Anda harus melepaskan genggaman saat menonton bioskop dengan kekasih karena harus memeriksa pesan? Kerap juga pembicaraan penting dengan pasangan terganggu karena ada tanda pesan masuk di ponsel.

Jangan membiarkan diri Anda �dijajah� gadget. Selalu tetapkan batasan kapan Anda bisa terus memeriksa pesan di ponsel dan kapan Anda bisa benar-benar fokus untuk berinteraksi dengan kekasih. Orang tersayang Anda pasti kecewa jika ia dinomorduakan, meski oleh benda elektronik.

Eksistensi
Semakin berkembang, Internet menjadi tempat untuk berbagai macam hal, termasuk tempat menunjukkan eksistensi. "Kok status Facebook kamu masih single, kan kita sudah jadian?"

"Pasang foto sama aku dong di avatar Twitter?"

Nah, hal kecil seperti ini sering jadi pemicu konflik. Kata sayang atau komitmen kini tak cukup lagi hanya ditunjukkan secara tatap muka langsung. Status di Internet pun penting untuk mengukuhkan sebuah hubungan. Jika kekasih keberatan, maka potensi konflik bisa terjadi.

Dianggap masih ingin cari pacar, tidak mau menunjukkan sudah punya istri, atau bahkan dituduh tidak sayang jika tidak mau memajang eksistensi orang tersayang di situs jejaring sosial! Padahal setiap orang punya alasan dan preferensinya masing-masing.

Bisa saja sang kekasih menolak mengungkap terlalu banyak kisah pribadi atau kehidupan cintanya di jejaring sosial karena lebih banyak menggunakannya untuk urusan pekerjaan. Bicarakan hal ini baik-baik dan jangan jadikan sebagai tuntutan.

Jika ia memang siap membuka kehidupan pribadinya ke publik, tanpa diminta pun ia akan senang hati memasang status in a relationship atau married di profil jejaring sosialnya.

Mata-mata
Penguntit atau stalker era masa kini memang berbeda dengan jaman Alfred Hitchcock. Sekarang, tak lagi perlu keluar rumah untuk mengetahui apa yang sedang dikerjakan kekasih, di mana ia berada, hingga dengan siapa ia pergi. Cukup intip-intip status jejaring sosialnya atau bahkan lengkapi ponselnya dengan aplikasi berbasis GPS sehingga mudah melacak keberadaannya.

Ini juga menjadi potensi konflik karena tak sedikit pasangan yang cemburu buta. Kekasih dan mantannya sama-sama 'check-in' foursquare di mal tertentu dan bukan berarti mereka sedang bersama. Bisa saja kebetulan.

Atau kasus lain, jika pasangan Anda terlalu sering mention seseorang di Twitter, maka Anda secara otomatis membuka profil orang tersebut: Siapa dia dan apa hubungannya dengan kekasih Anda.

Apakah dalam konfrontasi Anda lebih percaya Internet ketimbang ucapan pasangan? Apalagi jika pasangan saling tahu password. Secara berkala pasti akan ada aktivitas saling memeriksa inbox atau aktivitas dan pertemanannya di situs tersebut secara diam-diam.

Huft! Melelahkan sekali ya jadi kekasih zaman sekarang. Mungkin banyak yang sudah lupa pada yang namanya kepercayaan dalam suatu hubungan. Karena itu jangan lupakan komunikasi tatap muka langsung agar hubungan tetap kuat tanpa perlu sibuk menjadi penguntit di dunia maya.

Tuntutan baru
Sudah dibaca (�R�) kenapa belum dibalas? Kenapa dia nggak mau memberi tahu password Facebook? Tak sedikit juga pasangan yang meminta kekasihnya mengirim bukti foto tempat ia berada karena tidak percaya pada ucapan kekasih. Banyak tuntutan baru muncul dengan adanya perkembangan teknologi. Tuntutan ini seringkali menjadi sumber konflik jika pasangan belum memiliki dasar hubungan yang kuat.

Mudah menilai
"Pacar baru kamu narsisistik ya, lihat saja Facebooknya."

"Kayaknya teman baru kamu orangnya aneh deh kalau aku lihat Twitternya."

Ketika bertemu atau mendengar nama orang baru, tak jarang yang dilakukan adalah mencari akun jejaring sosialnya atau menelusuri namanya di mesin pencari. Hasil pencarian akun jejaring sosialnya pun bermacam-macam. Ada yang positif, ada yang negatif. Tapi sering hasil pencarian itu dijadikan bahan untuk menilai orang tersebut. Bisa jadi Anda membatalkan kencan hanya karena melihat �keanehan� pada akun jejaring sosialnya.

Seperti halnya jangan menilai buku hanya dari sampulnya, jangan pula menilai seseorang hanya dari akun jejaring sosialnya. Memang akun jejaring sosialnya bisa memberikan gambaran tentang orang tersebut, tapi tak ada salahnya bertemu langsung dan siapa tahu ia tak seperti yang Anda duga.

Selingkuh
Ini yang paling berpotensi menimbulkan konflik. Beberapa studi mengatakan aktivitas yang tinggi pada situs jejaring sosial bisa membuka potensi selingkuh. Kemudahan untuk menggoda dan berhubungan dengan teman lama bisa membuka pintu baru untuk main api. Sekadar berteman atau sudah masuk ke kategori selingkuh? Batasan flirting pun kini semakin abu-abu dengan adanya fitur-fitur di jejaring sosial.

Jangan biarkan hal ini terjadi pada hubungan Anda. Kuncinya, tetap pertahankan kualitas komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Kuatkan hubungan Anda lewat interaksi secara langsung dan tetap saling berkabar lewat gadget andalan.

Jangan biarkan Internet dan gadget merusak hubungan cinta Anda yang begitu berharga.

Jangan Menikah pada 11-11-11

Banyak calon pengantin yang saat ini tidak lagi memilih tanggal perkawinan sesuai perhitungan "hari baik" seperti yang dipercaya para orangtua. Kaum muda meyakini bahwa semua hari adalah hari baik. Oleh karena itu, mereka bisa menentukan tanggal berapa pun untuk menikah dan melahirkan anak. Karena bisa memilih, kini mereka menginginkan tanggal-tanggal "cantik" seperti 7 Juli 2007, 8 Agustus 2008, atau tahun ini, 11 November 2011, atau 20 November 2011.

Alasan memilih tanggal-tanggal cantik ini sangat beragam. Ada yang sekadar menganggapnya "tanggal cantik", ada yang memilihnya agar mudah diingat (karena kombinasinya secara angka menjadi 11-11-11 atau 20-11-2011), atau percaya bahwa kombinasi angka tersebut merupakan angka "hoki".

Namun jika kelak Anda berniat memilih tanggal-tanggal dengan kombinasi "cantik" seperti itu, sebaiknya Anda pikirkan kembali masak-masak. Berdasarkan pengalaman beberapa pasangan pengantin yang telah menikah di tanggal-tanggal cantik tersebut, justru mereka mengalami banyak hal yang kurang menguntungkan. Bahkan, para tamu pun akan terkena imbasnya. Beberapa hal berikut ini mungkin bisa Anda jadikan pertimbangan:

1. Sulit mencari lokasi perkawinan. Begitu banyaknya pasangan yang mengincar tanggal tersebut membuat gedung-gedung perkawinan sudah tersewa jauh-jauh hari. Banyak calon pengantin yang berani membayar lebih mahal daripada tarif normal, namun toh tak berhasil mendapatkannya. Akhirnya yang diperoleh hanyalah kekecewaan, karena terpaksa memilih tanggal lain. Kalau toh berhasil mendapatkannya, Anda juga terpaksa menghabiskan lebih banyak biaya.

2. Kesulitan mencari gedung perkawinan juga diikuti dengan kesulitan mencari vendor pendukung lain yang masih dapat melayani pada tanggal tersebut, seperti katering, make up artist, penjahit kebaya, fotografer, dekorasi, mobil pengantin, percetakan untuk undangan, dan lain sebagainya. Akibatnya, Anda harus mencari vendor pengganti, yang pilihannya mungkin tidak terlalu memuaskan untuk Anda.

3. Selain gedung perkawinan, pihak lembaga agama yang akan menikahkan Anda juga akan sulit memberikan pelayanan jika jumlah calon pengantin terlalu banyak. Siap-siap saja ditolak jika Anda tidak memesan tempat sejak beberapa bulan sebelumnya. Gereja, misalnya, maksimal hanya akan menyelenggarakan tiga sakramen perkawinan dalam satu hari tersebut.

4. Karena pesanan meningkat, penyedia jasa perkawinan umumnya juga menaikkan harga atau tarifnya. Beberapa unit yang cenderung menaikkan harga contohnya, florist, penjahit atau desainer, percetakan, fotografer, persewaan mobil, dan lain sebagainya.

5. Anda akan dibuat lebih deg-degan karena penjahit kebaya atau percetakan tempat Anda mencetak undangan kebanjiran order, sehingga pesanan Anda pun terancam tidak akan selesai pada waktunya. Bayangkan apa yang Anda rasakan, jika penjahit kebaya menjanjikan kebaya baru akan selesai pada hari H! Justru karena Anda tidak turun tangan langsung mengurusi undangan, misalnya, Anda hanya dapat menunggu kabar, dan hal ini sama sekali tidak menyenangkan.

6. Teman-teman atau kerabat Anda umumnya juga kebanjiran undangan pada hari yang sama. Sekalipun acara digelar pada jam yang berbeda, tamu tetap harus memilih undangan mana yang harus dihadiri. Bayangkan bila Anda menerima tujuh undangan dalam satu hari, dengan lokasi yang saling berjauhan. Menghadiri tiga undangan saja tentu sudah cukup melelahkan.

7. Macet! Sebagai tamu, Anda akan dibikin stres mengarungi jalanan kota Jakarta untuk menghadiri undangan di sana-sini. Jangan lupakan juga vendor yang melayani kebutuhan Anda, seperti pembuat janur atau katering. Seringkali kurirnya harus mengantarkan pesanan di beberapa tempat, dan ikut terkena macet. Lagi-lagi Anda akan dibuat was-was pesanan datang terlambat.

8. Karena tamu Anda harus menghadiri beberapa undangan sekaligus, sedangkan kondisi jalanan sangat tidak bersahabat, Anda juga khawatir banyak teman atau keluarga yang tidak dapat menghadiri pernikahan Anda. Akibatnya, resepsi perkawinan Anda sepi, dan hidangan yang melimpah ruah jadi sia-sia.

9. Banyak calon pengantin yang punya pikiran yang sama dengan Anda: memilih tanggal cantik. Akhirnya, tanggal tersebut tidak lagi eksklusif, atau tidak istimewa lagi, karena Anda bukan satu-satunya yang menikah pada tanggal tersebut.

Nah, sekarang coba bandingkan hal-hal di atas dengan keuntungan yang Anda dapatkan dengan memilih tanggal "keramat". Kemungkinan besar, Anda hanya akan menyimpan tanggal cantik yang mudah diingat oleh Anda sendiri. Selebihnya, hanya kerepotan yang Anda dapatkan.

Karena itu, jika Anda berencana menikah pada 12 Desember 2012 nanti, ada baiknya Anda melakukan berbagai tindakan antisipasi untuk berbagai kerepotan yang mungkin akan terjadi. Jika Anda telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, bukan tak mungkin rencana pernikahan Anda pun akan sukses dan menjadi kenangan manis. Selamat merencanakan perkawinan!
( Sumber : KompasFemale )

5 Trik Agar Orangtua Menyukai Kekasih Baru Anda

Terkadang ayah atau ibu tidak suka dengan pria yang dekat dengan Anda. Ada saja kendalanya, mulai dari pakaian pria yang kurang menunjang, hingga tingkah lakunya yang kurang sopan.

Untuk itu, Anda perlu tahu triknya agar orangtua memberikan kesan positif pada kekasih Anda. Simak tipsnya dari WikiHow berikut ini.

1. Bicarakan Pada Kekasih dan Orangtua
Katakan pada kekasih jika Anda ingin mengenalkannya pada orangtua Anda. Jika dia menolak, jangan paksakan kehendak, mungkin dia belum siap. Ketika si dia sudah mau diajak bertemu orangtua Anda, katakan pada orangtua kapan mereka bisa bertemu dengan kekasih baru Anda tersebut.

2. Kenalkan Terlebih Dahulu Pada Kakak atau Adik Anda
Mengenalkannya kepada kakak atau adik Anda lebih dulu dapat meminimalkan rasa canggung si dia saat berkenalan dengan orangtua Anda nantinya. Selain itu kakak atau adik Anda akan bercerita pada orangtua tentang kekasih Anda. Sehingga orangtua tidak hanya mendengar cerita si dia dari mulut Anda sendiri, melainkan dari pendapat orang lain.

3. Kenalkan Pada Ibu
Sebelum bertemu dengan ayah, sebaiknya kenalkan si dia pada ibu Anda terlebih dahulu. Biasanya ibu memiliki rasa simpati yang lebih besar. Mereka lebih bisa menerima kekasih baru Anda dengan ramah. Berbeda dengan ayah yang lebih sensitif ketika putrinya memiliki kekasih baru.

4. Siapkan Si Dia untuk Bertemu dengan Keluarga Inti Anda
Katakan padanya apa yang disukai dan tidak disukai dari orangtua Anda. Hal itu agar si dia bisa menjaga sikapnya saat didepan orangtua Anda. Pastikan kekasih Anda menggunakan busana yang sopan dan rapi. Katakan padanya agar tidak menggunakan jins robek dan kaus usangnya, serta lepas tindikannya (jika ada). Penampilan yang baik dapat memberikan kesan pertama yang baik juga.

5. Siap dengan Daftar Pertanyaan dari Orangtua
Lulusan apa?, Kerja dimana?, Kapan akan menikah?. Beberapa pertanyaan tersebut mungkin akan dilontarkan orangtua pada kekasih Anda. Jadi pastikan si dia menjawabnya dengan baik dan tenang.
( Sumber : Wolipop )

Astaga.. Putus Cinta, Mantan Pacar Diinjeksi Virus HIV

Wanita berusia 37 tahun yang baru putus dari pacarnya terancam terinfeksi HIV. Ia mengaku tiba-tiba didatangi seorang pemuda di sebuah mal yang kemudian menancapkan jarum suntik di tubuhnya. Mantan pacarnya pernah mengancamnya, jika memutuskan cintanya, ia akan menularinya dengan virus mematikan.

Wanita yang hanya diidentifikasi sebagai Fanny ini telah menjalin hubungan selama 18 tahun dengan Jerry, 40 tahun. Ia menyatakan, saat sang kekasih jatuh sakit, ia sampai keluar dari pekerjaannya untuk merawatnya.

Suatu saat, ia lelah dan berniat putus darinya. Saat mengutarakan niatnya, Jerry murka dan mengancam akan menyuntiknya dengan virus mematikan. Hal yang sama selalu diulang jika ia kembali melontarkan niatnya.

Namun, ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari apartemen yang mereka sewa bersama. Beberapa hari kemudian, Jerry mengajaknya bertemu 'untuk menyelesaikan urusan'. Bertemulah keduanya di Holiday Plaza.

Namun saat tengah mengantre makanan di outlet fast food, ia merasa punggungnya serasa ditindik. Ketika ia menoleh, seorang pria meloncat dan segera berlari.

Kasusnya kini ditangani Kepolisian Johor Baru. kepala kepolisian Asst Comm Zainuddin Yaakob menyatakan polisi akan melakukan investigasi.
( Sumber : Republika )

PARTNER

Mods for Pro Evolution Soccer, FIFA, NBA 2K, MLB 2K, F1 video games. Advertise Here Advertise Herer Advertise Here
 
Support : Tuhan Yang Maha Esa
Copyright © 2013. Raditya Priambodho | Some Rights Reserved
Thanks To Maskolis
Proudly powered by Blogger